Praktik komunikasi dalam percakapan tentang kesehatan seksual dalam pengaturan perawatan kesehatan medis: Tinjauan sistematis

Objektif:

Banyak profesional kesehatan mengalami kesulitan dalam mendiskusikan kesehatan seksual dengan pasien mereka. Tujuan dari tinjauan ini adalah untuk mensintesis hasil studi tentang praktik komunikasi dalam interaksi tentang kesehatan seksual dalam pengaturan medis, untuk menawarkan saran profesional kesehatan tentang cara berkomunikasi tentang topik ini.

Metode:

Kami mencari studi menggunakan lima database. Daftar referensi dan bibliografi spesialis dicari untuk mengidentifikasi studi tambahan. Kami memasukkan studi analitik wacana yang menggunakan rekaman konsultasi medis.

Hasil:

Kami mengidentifikasi lima studi yang memenuhi kriteria inklusi. Temuan disintesis ke dalam tujuh kategori praktik yang dilakukan oleh pasien dan profesional kesehatan ketika berbicara tentang kesehatan seksual: menghindari istilah halus (1), menunda kata-kata dan masalah yang berpotensi rumit (2), menggunakan pembicaraan asumsi (3), pemberian nasihat umum (4 ), menyebarkan pembicaraan pasien (5), depersonalisasi (6), dan saran yang diprakarsai pasien (7).

Kesimpulan:

Praktik menunjukkan kelezatan yang terkait dengan membahas masalah kesehatan seksual, tetapi hasilnya juga menjelaskan praktik yang dapat membantu para profesional untuk menangani kelezatan ini, dan untuk responsif terhadap kebutuhan dan kekhawatiran pasien.

Implikasi praktik:

Temuan akan membantu profesional kesehatan dalam membahas topik yang berkaitan dengan kesehatan seksual sehingga mereka dapat membantu pasien menghadapi tantangan yang mempengaruhi kesehatan seksual dan kesejahteraan mereka secara keseluruhan.

Kata kunci:

Praktek komunikasi; Analisis wacana; Profesional perawatan kesehatan; Kesehatan seksual; Tinjauan sistematis.