Pengungkapan kanker prostat dan orientasi seksual: Memahami keterwakilan penyedia layanan kesehatan sebagai fenomena situasional atau konsisten

Objektif:

Dalam studi ini, kami menyelidiki apakah outness lebih merupakan karakteristik situasional atau konsisten pada gay, biseksual, dan pria lain yang berhubungan seks dengan pria (GBM) yang dirawat karena kanker prostat dan bagaimana pengungkapan orientasi seksual berdampak pada diskusi penyedia tentang efek samping seksual. .

Metode:

Data berasal dari Restore, survei cross-sectional online dari 193 penderita kanker prostat GBM yang tinggal di Amerika Utara dan dianalisis menggunakan berbagai model statistik.

Hasil:

Pengungkapan orientasi seksual dan hidup dengan kanker prostat tidak berkorelasi secara signifikan. Peserta yang keluar tentang orientasi seksual lebih mungkin melaporkan bahwa ahli bedah dan ahli urologi mereka mendiskusikan efek samping seksual dari pengobatan.

Kesimpulan:

Outness tampaknya menjadi fenomena situasional. Penyintas kanker prostat GBM yang keluar tentang orientasi seksual menerima lebih banyak diskusi seputar efek samping seksual dari pengobatan kanker prostat dari penyedia mereka.

Implikasi praktik:

Penting bagi penyedia layanan kesehatan untuk menanyakan tentang orientasi seksual pasien untuk memberikan perawatan holistik kepada pasien ini untuk mengatasi kesenjangan kesehatan dalam kelompok ini.

Kata kunci:

biseksual; homoseks; Pria yang berhubungan seks dengan pria; Kanker prostat; Pengungkapan orientasi seksual.